//
home

Latest Post

Kakak yang Mandiri

Kakak benar2 pengertian karena kondisi adek masih belum fit. Dia minta mandi dan memakai baju sendiri. Sorenya juga ingin mrlukis lagi sendiri. Biasanya paling tidak ada sentuhan tangan umi Advertisements

SELAMAT DATANG di Personal Blog Eka Mustika Sari | Bermimpi adalah hak setiap orang. Namun tak ada mimpi yang jadi nyata selain karena bekerja. Meyakini Allah akan selalu memberikan yang terbaik adalah keharusan. Karena itu adalah setengah dari jalan mewujudkan mimpi. #Cinta #Kerja #Harmoni )|(

Archives

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4 other followers

Daisypath Anniversary tickers

InstagramKu

Buku

Phonic base on Alquran. Ngincar buku ini sejaj penulisnya sdh memberi kisi2 di instagram pribadinya bunda @juliasarahrangkuti .

Buka PO pertama langsung daftar tanpa nunggu. MasyaAllah beneran tiada penyesalan. Dapat bonus cerita sesuai ayat yang ada di hurufnya. Dapat bonus lainnya jg. 
Tapi aslinya pas po gak tau sama sekali tentang bonus itu. Hanya berazzam buku bagus seperti ini harus jadi teman main Aqila. 
Dapat bonus kisah di Alquran tentang huruf yang menarik Aqila makin senang bacainya sambil dia main2 kayak sekarang ini. Bukankah sepertiga isi Alquran itu adalah kisah2. Bukankah pula bahwa Rasulullah mentarbiyah dengan menggunakan kisah2. 
Berharap dia senang dibersamai dengan kisah2 di Alqruan, senang membaca buku dan kelak senang membersamai Alquran

#khadijahaqilamufasa Menulis

Pernahkah kau bertanya apakah rasanya menulis?

Kalau aku rasanya bahagia. Iya menulis itu membahagiakanku. Semua yang berputar-putar diotak rasanya bisa dituangkan dengan tulisan. Sejak smp menulis adalah hal yang kusukai.

Hingga menjelang menikah ada 7buku harian yang kukubur karena banyak kenangan yang ditulis ala remaja. Puluhan cerpen juga kupendam tanpa suara. 
Jika hal yang membuatmu bahagia tak perlu ada obsesi besar disana. Tidak harus memiliki buku yang bertuliskan namaku. Tidak juga harus memiliki hal muluk lainnya. Bagiku cukup tulis dan tulis.

2016 mengenal institut ibu profesional (IIP) dan 2017 jadi bagian keluarga besar ibu profesional. Allah pertemukan dengan teman2 yang memiliki kebahagian yang sama dalam "Rumah Belajar (Rumbel) Menulis IIP" menjadi satu titik yang membuatku berazam untuk menulis selalu.

Dengan @unnalukman sebagaiketua rumbel yang semangat dan selalu menularkan kebahagian untuk menulis membuat aktivitas menulis selalu menjadi bagian "me time" yang istimewa.

Walau tidak banyak yang tau (sekarang banyak) bahwa kadang aku menulis dikamar mandi, di dekat mesin cuci atau sekedar dipojokkan dapur sambil menunggu ikan tergoreng dengan sempurna. 
Dan siang ini aku menulis di pojokan lantai rumah sakit sambil menunggui ibuku tercinta yang memakai selang ditangan dan hidungnya sambil berdoa semoga Allah kuatkan dia dan kami sekeluarga.

Aku menulis dengan bahagia

#RumbelNulisIIPBatam
#RumbelNulisdihati
#menulisdihati
#saya_bisa Benar yang Baik

Jika disuruh memilih menjadi benar atau menjadi baik manakah yang kau pilih?

Ayahku berpesan untuk selalu memilih menjadi baik. Dulu aku muda tidak bisa mengerti dan menerima sepenuhnya. Jika kita benar kenapa harus diam. Jika kita bisa menyuarakan kebenaran kenapa tidak? 
Sekarang saat aku telah "sedikit" dewasa baru kupahami maksud ayah kala itu. Menjadi benar itu mudah tapi menjadi baik itu sangat sulit sekali. Ku sadari kini kebenaran itu tidak selalu baik.

Pun Rasulullah SAW dulu juga sudah mencontohkan bagaimana menjadi baik itu lebih utama.  Saat beliau membawa kebenaran dan ditolak bahkan di olok2 serta dilempari batu. Bukan kepalang sedihnya hati beliau.

Tapi saat malaikat Jibril ditemani malaikat penjaga gunung mendatangi beliau lalu  Jibril berkata : “Allah mendengar kesedihanmu oleh sebab perilaku masyarakat padamu, wahai Muhammad. Sekarang, Allah mengutus malaikat penjaga gunung, untuk engkau suruh sesukamu.” Kemudian, malaikat penjaga gunung memberi salam, dan berkata : “Wahai Muhammad, jika engkau berkehendak, niscaya akan kupertemukan (himpitkan) kedua gunung diantara kota Makkah ini (hingga musnah manusianya).” Nabi Menjawab dengan sangat bijaksana dan penuh kasih sayang, : “ Tidak, aku sangat ingin nantinya dari mereka keluar keturunan yang menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan yang lain.” Begitulah benar yang baik. Saat bisa memilih membalas meninggalkan atau mengolok tapi tetap memilih mendoakan. 
Tidak semua yang kita jumpai selalu benar "menurutmu". Tetapi jika masih ada sedikit kebaikan tetaplah kuatkan kakimu disana. Agar nanti "benar" yang kau yakini bisa kau tunjukkan.

Batam  150118
Uchan "Eka"

MyChallenge

2014 Reading Challenge

2014 Reading Challenge
Eka has read 0 books toward her goal of 50 books.
hide