//
you're reading...
Ceritaku, Menulis, Rumbel Menulis

Menjadi Keluarga Pecinta Ramadhan

Alhamdulillah Allah cukupkan umur kami sekeluarga menyambut Ramadhan 1439H.

Sebagai pribadi yang sejak belum menikah selalu membuat target maka setelah berkeluarga mintanya sama bapak kepala rumah mufasa membuat target ramadhan kami.

Setelah membaca satu kisah tasawuf di facebook , saya selalu ingin menjadikan ramadhan yang saya temui sebagai ramadhan terbaik. Karena orang yang terbaik adalah orang yang bersungguh-sungguh mengambil keberkahan ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan sedekah.

Sebelum ramadhan saya sudah menyampaikan ingin dibuatkan planning agenda ramadhan bersama keluarga. Pas sekali dengan topik arisan rumah belajar menulis yang di berikan oleh mba safri. Namun karena si babang ganteng ituh sibuk mempersiapkan minggu pengganti sebelum UAS jadilah tertunda beberapa hari.

Planning sederhananya alhamdulillah membuat istrinya berbinar-binar.

Yang pertama adalah selama ramadhan interaksi dengan Al quran harus diperbanyak. Jika biasanya 1juz diminta jadi 2 atau 3juz. Jadikan tilawah menjadi sesuatu yang menyenangkan di lihat oleh anak-anak. Terutama Aqila yang sedang masa Children see, children do.

Jadi benar-benar di minta oleh babang untuk membuat Aqila merasakan dan melihat tilawah itu membahagiakan. Karena sebelumnya dia masih merasa saat umi tilawah waktu umi bermain bersamanya jadi terpotong dan berkurang, sehingga jika tilawah tanpa trik maka akan di ganggu dan disimpan Alq Quran yang di pegang. Bahkan ada seorang “yang tidak bahagia” melihatnya dan mengatakan “mungkin anaknya perlu di rukyah”. 😥

Maka itulah planning besar di ramadhan ini, bahwa interaksi umi dengan Al Quran karena kita memang butuh. <- Itu request babang setelah istrinya curhat.

Kedua adalah #bunyidrumdulu tarawih di beberapa masjid berbeda. Yeaii syukaa. Hahaha iyes kami kan syuka ajah liat kebiasaan dan keunikan masing2 masjid. Juga suka berinteraksi dengan ibu2 sepuh baru.

Selanjutnya yang ketiga, nah ini

Advertisements

About UchanAqila

About me.... Ingin Menjadi Wanita Sholihat yang Menginspirasi muslimah & Mewujudkan Mimpi Banyak Orang | Percaya semua pasti bisa | Man Jadda WaJada

Discussion

One thought on “Menjadi Keluarga Pecinta Ramadhan

  1. semoga istiqomah ya uni…. pun demikian dengan saya

    Posted by lumiati | May 22, 2018, 10:43 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

InstagramKu

#10yearchallenge 10tahun yang lalu.. hmm saya masih "dipaksa" hafalan hadist, baru merangkak di juz 30, baru mengenal buku tafsir, baru tau bagaimana mendidik anak dalam islam itu adalah tantangan. Dan segala hal baru lainnya yang membawa banyak perubahan hingga saat ini. 10tahun yang lalu, masih kalau mau ngaji tampilannya gini. Kalau malam minggu kadang tampilan nya masih ala anak gaol batam jangan ditanya gaya gaol ala hijaber itu gimana. 🤣🤣🤣 Ini foto 10tahun lalu di ocarina. Rihlah bareng lingkaran kecil yang semangat 45 ngajak sepedaan. Menyewa sepeda yang kecil karena takut naik sepeda besar. 😆😆 . . Ya ampyun gaya kaki nya kok gak berubah wkwkw
Jarang banget menulis tentang sholihah yang satu ini. Maryam Syaffira Mufasa. Anak termanja. Entahlah karena efek dia bayi kangguru selama hampir 40hari atau karena fitrahnya lebih manja. Saat tidur jika tidak menempel dengan kulit umi maka dia akan langsung terbangun. 2019 kita akan memiliki lebih banyak tulisan ya Sya.
Materi day3 Kagak ada... hahaha Kagak sempat nyiapin kemarin. Uchan lelah level max. Siang hari kemarin diundang ke kantor bp batam buat ngobrolin ibuprofesional dan mengenalkan kegiatan kami. Berharap bisa bersinergi lebih baik. Pulangnya diajak ke emol jalan kaki. Nampak kali ya yang dulu sehari bisa keliling sampai 4mol sekarang 1 lantai aja sesak napas. Karena harus sering tandem 2princess ini. Sejak adik lahir kak Aqila selalu minta gendong bareng. Allah Maha Tau, Allah cukupkan kekuatan dan ukur kesanggupan uchan. Gak usah komen "gimana kalau aku..." karena tiap ibu ada porsinya masing2. Jadi kami seharian aktivitas luar. Mulai kepasar. Kak Aqila sampai dapat hadiah nangka dari bapak dipasar. Pulangnya dipaksa main bola yang sudah ditenteng selama dipasar. Sampai menjelang adzan jumat. Kebayang panasnya kan cinn. Gak ada dokumentasi ya. Karena kalau kepasar hampir gak pernah bawa hape. Pulangnya istirahat lalu dilanjutkan main sepeda dan menjemur kain bareng. Malamnya main bola lagi sama abah. #portofolioKhadijahAqilaMufasa

MyChallenge

2014 Reading Challenge

2014 Reading Challenge
Eka has read 0 books toward her goal of 50 books.
hide
Advertisements
%d bloggers like this: